Other Overview

SCORPION: Aksi Para Jenius Hadapi Kasus Berbalut Teknologi Canggih

Scorpion bisa dibilang selaras dengan sitkom The Big Bang Theory yang bertumpu pada kehidupan para geek jenius serta sarat akan teknologi. Bedanya, Scorpion lebih berbobot, berorientasi pada action, dipadu dengan bumbu humor yang tak kalah segar jika dibanding TBBT.

</Scorpion>
Dari judulnya saja, kalian yang berkecimpung di dunia teknologi komputer bakal familiar dengan penggunaan tanda </>, betul ‘kan? Nah, begitu juga dengan Walter O’Brien, seorang anak jenius ber-IQ 197 yang pernah membobol (baca: meng-hack) NASA hanya untuk mencari blueprint sebagai hiasan kamar tidurnya. Dengan kejeniusannya ini, tak heran Walter sempat “dimanfaatkan” pemerintah untuk kepentingan yang ternyata tak sejalan dengan kompas moral Walter.

Dengan skor IQ yang mengalahkan skor Einstein, Walter tumbuh menjadi pribadi yang sangat kurang dalam ilmu bersosial. Empati bukanlah hal yang ia pahami. Maka dari itu, seringkali ia menyakiti orang melalui sikap dan omongan tanpa pernah tahu dimana salahnya.

Walter kemudian membentuk sendiri geng freelance. Bukan sembarang geng, namun  grup bentukan Walter ini terdiri dari orang-orang jenius dengan kemampuan yang unik:

Toby Curtis, seorang behaviourist atau ahli pembaca tingkah laku, sifat, dan mimik muka seseorang. Dia bisa melakukannya dengan sangat mudah dan akurat. Mirip seperti Sherlock Holmes ketika melakukan deduksi. Dia sering melontarkan kalimat-kalimat sarkastik yang lucu. Sayang, Toby sangat gemar berjudi. Hobinya itu sempat membahayakan nyawanya dan Walter-lah yang menyelamatkan Toby.

Happy Quinn, seorang engineer yang ahli membuat sesuatu dari barang-barang di sekitarnya. Gampangnya, Happy adalah MacGyver versi wanita! Orangnya super duper cuek dengan sekitarnya dan sangat tomboy.

Sylvester “Sly” Dodd, seorang statistician. Dengan otak yang super pintar, Sly bisa menghitung secara cepat. Pokoknya kalau masalah statistik dan matematika, dia ahlinya. Tak heran, ia dijuluki sebagai human calculator. Sly juga jadi anggota paling muda dan punya sifat kekanak-kanakan meskipun tubuhnya paling tambun diantara yang lain. Seorang OCD dan gampang panik.

team2
Gambar: Scorpion. CBS

Keempat orang jenius yang tak tahu apa-apa tentang kehidupan sosial membuat Paige Dineen—seorang mantan pelayan rumah makan—menjadi katalis bagi keempatnya. Paige bukanlah jenius, tapi dia adalah manusia normal yang mencoba menghubungkan para jenius tersebut dengan kehidupan di luar sana. Paige juga butuh para jenius ini, karena… surprise, dia punya seorang anak jenius bernama Ralph. Jadi, hubungan mereka timbal balik nih; Scorpion membantu Ralph agar dapat “memahami” kejeniusannya, dan Paige membantu Scorpion menaikkan pengetahuan interpersonal.

Dibawah arahan Agen dari Homeland Security, Cabe Gallo, Scorpion dibayar untuk menghadapi masalah-masalah kompleks yang beresiko tinggi, bernuansa high-tech, dan butuh penanganan yang cepat. Kasus yang dilempar ke mereka biasanya tak bisa ditangani oleh manusia normal. Wih, mantap kan?

Perpaduan Humor dan Teknologi
Tontonan ini memang cocok banget untuk para geek atau nerd. Tema yang diusung dalam tiap episodenya memang tak jauh-jauh dari dunia komputer, khususnya hacking. Masing-masing anggota juga terlihat sangat akrab dengan dunia pop culture seperti superhero, game, hingga Star Wars.

costume2
Gambar: Scorpion. CBS

Keanehan tingkah polah para jenius ini seringkali memancing tawa dari penonton. Serius, Scorpion berhasil memadukan betapa awkward hubungan antar manusia di serial ini. Kadang tercipta batas yang bias antara jenius dan kepolosan manusia. Dengan pengetahuan sosial yang amat rendah, kita bakal dibuat gemas dengan cara pikir para karakter Scorpion.

Diangkat dari Kisah Nyata
Kisah kejeniusan Walter O’Brien punya dasar yang kuat: karakter ini benar-benar eksis di dunia nyata! Ya, Walter O’Brien adalah pria keturunan Irlandia yang berprofesi sebagai ahli IT, pebisnis, dan eksekutif produser. Yang membuat Walter fenomenal adalah, ia mengklaim memiliki nilai IQ tertinggi keempat di dunia. Meski demikian, klaim Walter ini diragukan oleh para jurnalis.

carflight
Gambar: Scorpion. CBS

Ide pembuatan serial Scorpion juga datang dari dirinya sendiri sebagai bentuk promosi perusahaannya, Scorpion Computer Services, Inc. Alhasil, bekerja sama dengan jaringan CBS, jadilah serial bertema sci-fi prosedural Scorpion yang episode Pilot tayang pada September 2014 silam. Keterlibatan Walter cukup dalam di serial ini sebagai eksekutif produser dan berkontribusi dalam pembuatan cerita.

CONCLUSION
Scorpion menyajikan kisah-kisah yang unik dan berbeda dari tayangan prosedural lain. Penggunaan teknologi yang sangat kental, penggambaran karakter jenius yang super awkward dan lucu, serta plot yang sarat aksi di setiap episodenya menjadi senjata utama mengapa Scorpion begitu nagih untuk ditonton.

Sampai artikel ini naik, Scorpion sudah berjalan 4 season. So, tunggu apalagi? Buat kalian yang geek, nerd, atau pecinta komputer, buruan tonton deh!

-OVERVIEW-

GenreAction
Drama
KreatorNick Santora
ArtisElyes Gabel
Katharine McPhee
Eddie Kaye Thomas
Jadyn Wong
Ari Stidham
Robert Patrick
Episode71 (4 seasons)
Season Premiere22-Sep-14
Channel/NetworkCBS

 

Tinggalkan Balasan